Ungkapan "Bunuh HS” yang beredar melalui media sosial memicu kontroversi sengit. Apakah ini sekadar lelucon kejam, manifestasi kemarahan politik, atau sebuah dorongan yang berbahaya? Muncul pertanyaan serius mengenai ambang kebebasan mengeluarkan opini dan dampak dari ujaran kebencian online. Urg